Jumat, 22 Juli 2011

Yang Membuat Wajah Kehilangan Kesegaran Alaminya

By Ayu Kinanti 

Pernahkah Anda terbangun dan melihat wajah Anda kusam, kuyu dan tampak letih? Ini adalah masalah yang dialami banyak orang. Mau tahu apa penyebabnya?



Seperti dikutip dari Sheknows, kesegaran alami wajah dapat hilang karena hal-hal berikut.

1. Kurang tidur

Waktu tidur yang kurang akan membuat kulit kekurangan nutrisi sebab ketika kita tidur, kulit menyerap nutrisinya secara maksimal. Jadi semakin sedikit waktu tidur Anda, maka nutrisi yang diserap kulit pun semakin berkurang. Alhasil, wajah akan tampak kuyu dan kering. Selain itu kurang tidur juga menimbulkan masalah lain seperti kantung mata yang bengkak dan menghitam.

2. Stres

Stres dapat mempengaruhi tubuh dan pikiran seseorang. Secara fisik, stres dapat membuat aliran darah menjadi tidak lancar, sehingga nutrisi yang dibutuhkan kulit pun tidak tersebar merata. Alhasil kulit menjadi tidak sehat. Mengatasi stres bisa dengan melakukan banyak hal. Misalnya berolahraga, yoga, atau melepas penat dengan berlibur. Badan sehat, kulit pun menjadi cantik.

3. Diet tidak seimbang

Diet sembarangan akan membuat tubuh Anda kehilangan nutrisi-nutrisi yang diperlukan. Kulit pun tak mendapatkan nutrisi yang ia perlukan setiap hari. Alhasil kulit Anda menjadi tidak sehat. Untuk memenuhi nutrisi kulit, santaplah aneka sayuran dan buah berwarna cerah seperti hijau, merah dan oranye. Buah dan sayur tersebut mengandung banyak vitamin dan mineral untuk kulit. Kurangi menyantap garam dan makanan yang berlemak agar kulit terlihat cerah. Tak disarankan juga mengkonsumsi banyak kopi juga alkohol, karena dapat mengurangi kesehatan kulit yang alami.
Selengkapnya..

Sabtu, 16 Juli 2011

Dampak Negatif di Balik Diet Rendah Karbo


Hestianingsih - wolipop

Jakarta - Tidak sedikit orang yang mengandalkan diet rendah karbohidrat, atau diet karbo sebagai solusi untuk mempercepat penurunan berat badan. Tapi, diet ini masih mengundang pro kontra di antara para ahli nutrisi, ahli gizi dan kesehatan. 


Meskipun memberi hasil dalam waktu singkat, diet ini juga bisa membawa dampak berbahaya bagi kesehatan tubuh. Berikut ini serba-serbi tentang diet karbo, dampak dan diet seperti apa yang seharusnya dijalankan.

Apa Itu Diet Karbo?

Diet rendah karbohidrat, atau diet karbo adalah pola diet yang 'melarang' pelakunya menghindari segala jenis makanan mengandung karbohidrat. Seperti roti, nasi atau buah dan sayur berzat tepung tinggi, misalnya kentang dan wortel. Diet jenis ini biasanya ditekankan pada konsumsi makanan dengan kandungan protein dan lemak tinggi.

Tujuan dari diet karbo adalah mengontrol kadar gula darah. Diet ini percaya bahwa karbohidrat akan meningkatkan kadar gula dalam darah, mendorong pelepasan insulin yang bisa memicu naiknya hasrat untuk makan. Diet karbo biasanya menekankan pada pengonsumsian makanan tinggi protein dan lemak, seperti daging, telur atau keju.

Apa Dampak Dari Diet Karbo?

Diet karbo memang cukup populer, karena pelaku diet bisa melihat hasilnya dengan cepat. Berat badan bisa turun hingga 4,5 kg - 9 kg hanya dalam waktu 2 minggu. Ini karena dengan mengurangi atau menghilangkan asupan karbohidrat, akan menurunkan kadar gula darah, mengurangi pelepasan insulin sehingga selera makan turun drastis, dan akhirnya, membantu berat badan turun lebih cepat.

Namun, sejumlah ahli mengatakan, diet karbo bisa berbahaya bagi tubuh. Dalam dua minggu pertama, tubuh akan kehilangan banyak air --hal itu yang menyebabkan berat badan turun secara signifikan. Tapi akibatnya, tubuh akan terasa lemas.

Karbohidrat diperlukan sebagai penyedia energi atau bahan bakar bagi tubuh agar bisa beraktivitas. Tidak hanya energi, karbohidrat juga menyediakan vitamin, mineral dan air. Kekurangan karbohidrat akan menyebabkan tubuh lemah, tidak berenergi. Pada kondisi akut, bisa menyebabkan tekanan darah tidak stabil dan kulit tampak berkeriput.

"Tidak makan karbohidrat, berarti Anda juga tidak mendapat asupan serat yang cukup dan kehilangan banyak nutrisi serta antioksidan," jelas Konsultan Fitnes dan Kesehatan Dr Janet Bond Brill, seperti dikutip dari Sheknows.

Dr Janet jug menerangkan, diet karbo mungkin bisa membantu berat badan turun dengan cepat. Tapi hasilnya juga tidak berlangsung lama, biasanya paling lama hanya satu tahun. Jadi, pola diet ini bukanlah strategi yang tepat jika Anda ingin mengontrol berat badan dalam jangka panjang.

Di samping itu, konsumsi protein dan keju yang berlebihan --makanan yang disarankan dalam diet karbo-- akan membuat Anda mengonsumsi kalori berlebih. Tidak hanya itu, diet tinggi protein akan memaksa ginjal bekerja lebih keras untuk menyeimbangkan metabolisme tubuh.

"Terlalu banyak konsumsi protein juga menyebabkan tulang kehilangan banyak kalsium dan meningkatkan risiko terkena osteoporosis," ujar Peachy Seiden, ahli nutrisi dari International Culinary School di Art Institute of Ohio.

Ikuti Pola Diet yang Benar!

Untuk menurunkan berat badan, jangan tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali. Tapi pilihlah jenis karbohidrat kompleks dengan kandungan glycemic index rendah.

Dikutip dari Livestrong, karbohidrat terbagi jadi dua jenis; yang mudah dan sulit diserap oleh tubuh. Madu, permen, dan makanan olahan dari tepung terigu serta nasi putih termasuk jenis yang mudah diserap tubuh. Karbohidrat ini mampu memberi energi dengan cepat, tapi juga bisa hilang dengan segera.

Sementara sayur, buah, kacang-kacangan, sereal gandumg dan nasi merah mengandung karbohidrat yang sulit diserap tubuh. Sehingga menyediakan cadangan energi lebih lama, membuatnya lebih stabil.

Jika memungkinkan, pastikan selalu menghitung jumlah kalori yang diasup dan dikeluarkan pada tubuh. Jika ingin cepat menurunkan berat badan, konsumsilah kalori lebih sedikit daripada yang Anda gunakan.
Selengkapnya..

Minggu, 03 Juli 2011

Lima Cara Alami Memerangi Jerawat Membandel

By Ayu Kinanti

Timbulnya jerawat di wajah sering kali menganggu penampilan serta menghilangkan kepercayaan diri. Namun tak jarang, produk perawatan yang ditawarkan di pasaran tak mampu menghentikan timbulnya jerawat.



Daripada mengobati, lebih baik mencegah timbulnya jerawat tersebut dengan cara alami. Kuncinya ada di gaya hidup kita. Simak caranya dalam enam langkah yang dikutip dariCarefair.com berikut ini.

1. Perbanyak makan bawang putih
Bawang putih dapat menghancurkan bakteri merugikan di pori-pori kulit. Selain itu bawang putih juga berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, temasuk kulit. Sehingga timbulnya jerawat pun dapat dicegah.

2. Sinari kulit dengan matahari
Kulit memerlukan sinar matahari supaya terjaga kesehatannya sehingga sel-selnya dapat aktif secara sempurna. Biarkan kulit terkena sinar matahari pagi paling tidak 15 menit setiap harinya.

3. Olahraga dan tidur cukup
Stres yang Anda alami setiap hari juga akan memicu ketidakseimbangan hormon dan berakhir pada timbulnya jerawat. Olahraga dan tidur yang cukup akan membantu tubuh menstabilkan kembali hormon-hormon Anda.

4. Cuci muka dengan air hangat
Jerawat bisa timbul karena kotoran yang mengendap di pori-pori. Air hangat akan membuat pori-pori terbuka untuk sementara, sehingga sabun khusus wajah Anda bisa membersihkan kulit secara maksimal. Setelah bersih, basuh kembali wajah Anda dengan air biasa, agar pori-pori kembali menutup.

5. Bersihkan tubuh dari racun
Makanan yang kurang bersih dan polusi yang kita alami setiap hari dapat menjadi racun dan merangsang timbulnya jerawat di kulit. Cara membuang racun (detoksifikasi) yang alami adalah dengan meminum air putih yang cukup setiap hari. Racun-racun yang mengendap di dalam tubuh akan keluar bersama kotoran dan keringat, sehingga jerawat pun tak timbul.

Mudah bukan?
Selengkapnya..

7 Langkah Mudah Agar Riasan Wajah Lebih Tahan Lama

By Isyana Artharini

Secantik apa pun Anda berdandan di pagi hari, rasanya menyebalkan jika di siang hari riasan Anda sudah luntur terhapus minyak dan keringat. Daripada repot berdandan ulang, lebih baik ikuti trik berikut ini agar kosmetik Anda bisa melekat lebih lama di wajah.



1. Agar bulu mata tetap lentik seharian, panaskan penjepit bulu mata menggunakan pengering rambut. Lalu (dengan hati-hati tentunya) jepit bulu mata dua kali. Satu kali di tengah, satu di bagian hampir ujung.

2. Membuat lapisan dari foundation sampai perona pipi adalah kunci agar riasan wajah bertahan. Yang terpenting adalah, pastikan semuanya diaplikasikan tipis-tipis agar wajah tetap terlihat segar dan alami.

3. Agar foundation riasan tidak luntur, aplikasikan krim atau formula cair menggunakan spons hanya pada area-area wajah yang membutuhkannya. Hindari riasan wajah yang seperti topeng! Lanjutkan dengan bedak tabur yang ditepukkan ke wajah menggunakan puff.

4. Tambahkan volume pada bulu mata. Caranya, celupkan sikat bulu mata ke bedak bubuk, pakaikan pada bulu mata, baru lapisi dengan maskara. Trik ini bisa membuat maskara awet.

5. Agar lipstik tak cepat hilang, gunakan foundation tipis-tipis di atas bibir. Bentuk dan isi bibir dengan pensil bibir warna netral. Olesi lipstik, tempelkan bibir ke tisu, lalu tambahkan satu lapis gloss.

6. Untuk riasan mata, pertama gunakan bubuk perona mata warna netral sebagai dasar. Lanjutkan dengan eyeliner, lalu tambahkan selapis lagi perona mata bubuk. Tambahkan satu lapis maskara, tunggu sampai kering, lalu ulangi pemakaian maskara.

7. Jika bulu mata Anda jarang-jarang, pakailah selapis primer bulu mata sebelum menggunakan maskara.
Selengkapnya..